Tahun baru, Jam 12, dan Terompet

19.00.00 Jino Jiwan 0 Comments

Jam 12 malam/pagi boleh jadi adalah waktu terlucu dan terunik. Saat ketiga jarum jam menunjuk angka yang sama pada angka 12, saat itulah hari sudah berganti. Begitulah aturan yang diakui.

Coba saja kamu melek sampai jam 12 malam kamu akan merasakan sensasi aneh seperti: “Hei! Sedetik lalu Aku masih berada di hari kemarin, sekarang Aku berada di hari ini!”. Efek ini akan lebih menggetarkan pada akhir bulan, karena kamu sudah ada di bulan berikutnya padahal sedetik lalu kamu masih di bulan sebelumnya. Cukup aneh kan?

Pada hari-hari biasa kamu bisa menyebut semua hal yang sudah/baru saja kamu lakukan sebelum jam 12 malam sebagai hal yang kamu lakukan KEMARIN walaupun baru saja terjadi beberapa jam/beberapa detik lalu. Jika itu pergantian bulan kamu bisa menyebut hal yang kamu lakukan beberapa detik yang lalu sebelum jam 12 sebagai kejadian di bulan lalu.

Apakah kalau kamu tidak memikirkannya secara sadar, efeknya akan hilang juga? Yang kumaksud disini adalah nyaris tak ada sekat pembatas yang benar-benar tersirat. Semudah itu pula menyebrangi waktu. Seolah tidak ada yang terjadi.

Hal yang sama berlaku untuk setiap pergantian tahun. Apa bedanya pergantian tahun dengan perpindahan hari biasa dari jam 23:59 ke 00:00? Jadi ketika nanti tanda tahun baru dibunyikan dan semua orang ikut meniup terompet kegembiraan sembari menunjuk langit kepyar-kepyur benderang diterangi kembang api yang luar biasa mahal. Semua tak akan ada bedanya.  Jika bukan hanya karena orang lain juga melakukannya, maka malam tahun baru tidak akan memiliki keistimewaan selain hitungan angka-angka yang semu. 

Dan jika memang perayaan tahun baru yang dituju, tentu akan sangat menenangkan merayakan tahun baru berkali-kali dalam waktu berdekatan. Kamu bisa berada di Ambon untuk merayakan tahun baru Waktu Indonesia Timur lalu cepat-cepat naik pesawat jet ke Denpasar untuk merayakan tahun baru Waktu Indonesia Tengah, dilanjutkan ke Jakarta untuk merayakan tahun baru Waktu Indonesia Barat. Atau malah berada di tapal batas dua zona waktu. Misalnya kamu berada di atas kapal di tengah selat Bali, sehingga kaki kirimu ada di tahun 2010 sementara kaki kananmu sudah berada di tahun 2011.

0 komentar: