Sekedar Perbandingan Rasa, White Coffee vs. White Coffee

16.33.00 Jino Jiwan 19 Comments

Tren white coffee yang melanda dunia ternyata juga menjangkiti Indonesia. Nggak heran iklan-iklan kopi putih berseliweran di televisi, masing-masing produsen berlomba mengenalkan produk mereka, terutama dari tiga merek besar: Kopiko, Kapal Api, dan Luwak. Tentu menarik juga kalau antara merek-merek kopi putih yang sebetulnya tidak terlalu putih ini dipertandingkan, apalagi kalau bukan yah, sedikit soal rasa (menurut lidah orang yang bukan ahli kopi semacam aku ini). Sejauh ini yang berhasil kukumpulkan berjumlah enam merek dari produsen yang berbeda. Kata salah satu sumber internet, rasa kopi putih ini unik dan wangi. Sayang dari 6 merek yang kucoba rasanya bercampur baur mirip mirip antara kopi 3 in 1 biasa, latte,  dan moccaccino (semua yang kuperbandingkan adalah kopi pasaran).

Catatan: cara penyeduhan sama. Sama-sama pakai gelas kaca dengan volume dan suhu air panas dari termos yang kurang lebih sama, ini perlu kujelaskan siapa tahu ada yang protes:-).


41 White coffee, produksi PT. Anugrah Persada Alam, Indonesia
Dari enam merek yang kudapat, white coffee merek 41 ini yang kurang nikmat rasanya. Rasanya agak gimana gitu ya. Maaf, tapi memang menurut lidahku begitu. Barangkali aku bilang begini karena aku sendiri belum pernah mencicipi seperti apa rasa white coffee yang asli. Bukan hanya white coffee hasil permainan komposisi kopi dengan krimer. Karena itu sangat mungkin lidahku dibuat bingung. Lagipula kopi yang ini paling mudah di dapat, tersedia di toko skala menengah. Lebih baik kalian coba sendiri.


KafeDo White coffee Special, produksi PT. Tri Manggolo Dento, Sidoarjo
Kopi putih yang lain lagi. Rasanya mirip mirip dengan merek 41. Tapi sedikit lebih enak dari merek 41 meski rasanya sedikit datar. Kopi ini juga tersedia di toko skala menengah.




Kopi ABC White coffee, produksi PT. Santos Jaya Abadi, Sidoarjo
PT. Santos ini perusahaan yang sama dengan produsen kopi merek Kapal Api. Aromanya khas, rasanya juga khas. Tapi entah kenapa kurang enak di lidah. Rasanya sendiri jauh lebih nikmat dari dua merek sebelumnya.


Luwak White Koffie Original, produksi PT. Javaprima Abadi, Semarang
Luwak White Koffie menjual brand-nya dengan memakai nama “White Koffie Tm”. Seperti mau mengklaim kopi putih asli sedangkan yang lainnya as-pal. Pemilihan nama yang menarik. Merek Luwak punya rasa yang lebih baik dari tiga kopi putih sebelumnya.


Kapal Api Grande White Cofee, produksi PT. Santos Jaya Abadi, Sidoarjo
Bisa dibilang, rasa white coffee-nya Kapal Api Grande ini yang paling unik karena rasanya agak berbeda sendiri. Lebih unik dalam arti lebih sulit untuk dideskripsikan. Mirip seperti moccaccino,.tapi masih kalah sama...







Kopiko White coffee Original, produksi PT. Torabika Eka Semesta, Tangerang
Ini dia White coffee yang menurut lidahku adalah yang paling nikmat, di antara kopi putih lain. Padahal Kopiko lebih dikenal sebagai permen kopi (produksi PT. Mayora Indah, Mayora sendiri masih di bawah PT. Torabika). Tapi memang sudah lumayan lama Kopiko ikut terjun di kopi bubuk. Paduan rasanya pas, gurih manis. Sayang, rasanya memang tidak begitu dapat dibedakan dari kopi 3 in 1 lain.

Sekali lagi perbandingan rasa ini memang murni lidahku, dan sekali lagi penilaian ini bersifat sementara, kita tunggu perusahaan kopi lain untuk ikut terjun meramaikan kancah persaingan white coffee ini. Mungkin merek kopi Mi-Won, Kopi Singa, atau Top Coffee (beli 2 bonus 1) segera menyusul dalam tren ini?

Ulusan rasa ini sungguhan dan dibuat dengan rasa ikhlas, tanpa dibayar atau bahkan habis ditolak oleh PT-PT di atas. Tapi aku terbuka untuk menerima masukan, baik pujian ataupun senyuman, maupun masukan melalui...rekening, karena sudah ngebantuin ngiklanin :-). Enggak enggak, cuma bercanda. 

Produk white coffee yang hadir di Indonesia
-------
Update


Top White Coffee Instant akhirnya ikut meramaikan pasar white coffee. Masih dengan mengandalkan "Beli 2 gratis 1", rasa white coffee produk Wings Food ini tidak jauh dari rasa kopi 3 in 1 instan yang biasa tersedia di pasar. Tapi dari segi rasa, Top White Coffee Instant akan kuberi peringkat 5, menggeser KafeDo White Coffee ke peringkat enam.





-------
Update 2014

Kopi ABC sepertinya masih merasa perlu mengeluarkan versi instant dari white coffee mereka dengan label Kopi ABC Instant White Coffee. Mungkin karena hampir semua produk kopi putih yang bersaing adalah kopi instan. Rasa yang dihasilkan malah kalah dari kopi non-instant-nya dan sedikit di bawah Top White Coffee Instant.

-------

Sumber gambar:
difoto sendiri dan diedit sendiri (Jino Jiwan)

19 komentar:

agung cahyo nugroho mengatakan...

Thanks Gan Infonya,
Sama lidah kita Gan.. :)

sampai2 saya ajak 3 orang teman utk mencoba dgn sistem random agar objektif.. kyk peneliti saja.. :)

ternyata hasilnya sama..

Bebas Ngetik mengatakan...

Oh ya? Terima kasih juga...

Anonim mengatakan...

wahh kalo boleh tau yg merek 41&Kafedo beli di daerah mana ya? saya gak perna liat soale.Thanks

Anonim mengatakan...

klo aku paling suka kapal api white kopi yg aromanya lebih harum selama ini kopi kapal api berampas ini satu2nya yg ngga ada ampasnya rata2 harum kopinya sama dari kapal api yg hitam, brown sugar sampai white coffe selain itu kapal api lebih kental dari kopi2 yg lain apa karna banyak creamernya aku paling suka banyak creamernya kadang klo ditambahin creamer lagi lebih enak lagi menurut lidahku aku biasanya beli yg beli 5 gratis 1

Adji mengatakan...

Semua white koffie dipasaran termasuk luwak white koffie,abc,kapal api grande,top white koffie,semua bukan kopi murni gan,semua itu hanya perisa yg berbahaya bagi ginjal qta kemudian hari.
Semua kopi itu tdk aman bagi lambung karena kopi asli kandungan kafeinnya,karena iklannya aman dilambung makane pake perisa tp bahaya bagi ginjal
Kalo mau kopi pilih kopi asli yg benar2 kopi asli yg aman bagi ginjal qta sobat.
Pilih INDOCAFE COFFEEMIX yg jelas kopi,cremer dgn campuran sip

Bebas Ngetik mengatakan...

Aku tinggal di Jogja. Merk 41 dan KefeDo dapatnya di minimarket kecil (bukan Indomaret atau Alfamart).

Iya, itulah selera bisa beda-beda. Tapi secara keseluruhan "Kapal Api memang jelas lebih enak." Kopiko dari Torabika juga lebih lezat dibanding Top Coffee produksi Wings Food.

Terima kasih Agan Adji atas infonya. Aku sendiri bukan orang yang berkompeten untuk mengatakan kebenaran klaim "aman bagi lambung itu." Yah, namanya juga iklan. Tentu akan mengatakan apa saja. Tapi dengan tidak mengatakan seluruh fakta bukan berarti bohong.

Terima kasih sudah pada mampir.

lutfi2951 mengatakan...

sayang indocafee gak ikut meramaikan persaiangan ini :(
padahal ane salah satu penggemar beratnya :D

Anonim mengatakan...

Hpn Bdg, Minggu 26 Jan 2014, 10:26

Ikut komentar dong!
Aku udah pernah coba bbrp, tapi cocok dan berulang minum yg merk Kafedo White Coffee pas rasanya dan harumnya khas dan terutama yg rasa Moccacinno dari Kafedo juga pas diseduhnya dgn hadiah gelasnya yg cantik. Cukup mudah didpt di toko, warung dan sebagian Super/ Mini market, saat ini udah ada iklannya di TVC , lebih asik lagi.

Leo ibnu mengatakan...

keren nih postnya...
apalagi 3 dari brand diatas diproduksi di Sidoarja,saya jadi bangga karena saya orang Sidoarjo

farisi mengatakan...

Sorry masbro, TOP WHITE COFFEE is the Best masbro.

Ku Lanny mengatakan...

sudah pernah coba Kapal Api White Coffee 37g ? dijual di Hypermart/Car4

Anonim mengatakan...

Kopi White emang lagi rame nih , kalau aku cocok yang merek Kafedo .. rasanya bener-bener khas beda ama yang lain.

Anonim mengatakan...

Aku pilih Coffee yang mengandung ginseng lebih berasa manfaatnya dan juga pas diseduh harumnya khas ga nahan oiii...

Vyan Ajee mengatakan...

Gann share kopi merek koko beluk dong gan...

adi prakosa mengatakan...

buat Vyan Ajee , ada yang bahas tuh Si Koko Beluk http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2015/04/20/pendatang-baru-yang-unik-kopi-instan--739398.html

lingkaran duhita :) mengatakan...

latah white coffee memang terjadi dan masyarakat dapat memilih mana yang disuka..

untuk kokobeluk, memang ini kopi baru yang banyak orang bikin penasaran..

coba buka link ini, bagus untuk refrensi
http://wisata.kompasiana.com/kuliner/2015/04/20/antara-raksasa-kopi-dan-kopi-pendatang-baru-739380.html

Anonim mengatakan...

koko beluk mengandung lemak babi pasti, ini produk marimas yang mengandung pemanis kimiawi dan merusak ginjal dan tidak ada produk marimas yang sehat krn semua ada sacharine dan pemanis berbahaya.koko beluk ini buatan PT MPK Marimas Putra Kencana, kenapa tidak ditulis lengkap ? karena image marimas adalah image rusaknya ginjal dan pemanis berbahaya. lihat aja sekarang warung udah pada jual nutrisari bukan marimas, karena banyak korban ginjal kalo minum marimas

Anonim mengatakan...

Presdir Marimas namanya Harjanto H., dia chinese aseli dan percaya klenik dibuktikan pada bayaknya patung patung di kantornya. itu semua ada isinya dari klenik. iklim budaya organisasi tidak transparant dan keras, banyak orang yang senior ikut mendirikan marimas udah dibabat habis sama Harjanto. contoh Ibu Popy adalah bundanya Marimas yang melahirkan merek marimas udah di PHK (sssttt ini rahasia pribadi) hanya Allah SWT yang tahu.
Brand Fruitz C, Es Puter, Koko Beluk (pakai lemak babi), semuanya pakai pemanis buatan, makanya Harjanto rajin nyumbang krn dia merasa bersalah ngrusak ginjal orang. Semua produk barunya gagal total. Ini mau investasi di ready to drink, dan crackers juga hanya tinggal kenangan. Obsesinya untuk menyamai nutrisari, dan forisa hanyalah retorika belaka. MArimas mau bangkrut.marimas hanya bisa mengekor. (dari Nabire, Papua)

Abimayu Galang mengatakan...

Lebih enak lagi kalau buatnya pakai mesin kopi gan, wuihhh >,<